markoinbangkok.com

Gal Gadot Mengucap Selamat Tinggal pada Peran Wonder Woman dalam DC Extended Universe

markoinbangkok.com – Gal Gadot, yang selama ini dikenal sebagai Wonder Woman dalam DC Extended Universe (DCEU), tidak akan lagi memerankan karakter ikonik tersebut. Pembaruan kepemimpinan di DCEU oleh James Gunn dan Peter Safran membawa strategi baru yang melibatkan pergantian beberapa aktor utama, mirip dengan kepergian Henry Cavill dari peran Superman.

Transisi Pemeran Wonder Woman

Kabar tentang pergantian pemeran ini pertama kali muncul dalam sebuah sesi tanya jawab di mana James Gunn menjawab pertanyaan penggemar mengenai proyek animasi “Creature Commandos”. Seorang penggemar bertanya apakah akan ada casting ulang untuk karakter Wonder Woman, yang sebelumnya diperankan oleh Gal Gadot, terutama mengingat adanya karakter baru Circle yang diperankan oleh Anya Chalotra. Gunn mengonfirmasi bahwa mereka sedang mencari pemeran baru untuk Wonder Woman, yang menandakan bahwa era Gadot telah berakhir.

Pertemuan Penting dengan Gunn dan Safran

Meskipun pada Agustus 2023, Gadot menyatakan bahwa ia telah bertemu dengan Gunn dan Safran untuk membahas tentang “Wonder Woman 3” dan merasa yakin akan kembali, situasi tampaknya telah berubah. Gadot mengulang kata-kata Gunn yang mengatakan, “Kami akan mengembangkan Wonder Woman bersamamu. Kami menyukai Wonder Woman seperti dirimu, kamu tidak perlu khawatir.”

Perkembangan Terbaru

Namun, sebuah laporan dari Variety menyebutkan bahwa Gunn dan Safran sedang menciptakan sebuah DC Universe baru yang tidak akan mencakup Wonder Woman versi Gal Gadot. Lebih lanjut, Gunn telah menyatakan minatnya untuk fokus pada pengembangan lebih banyak versi animasi dari Wonder Woman. “Kami sedang bekerja untuk membuat Wonder Woman muncul dalam lebih banyak versi animasi. Ini adalah salah satu hal pertama yang saya sampaikan kepada tim animasi,” ujar Gunn melalui Twitter.

Prekuel Wonder Woman oleh Zack Snyder

Sementara itu, Zack Snyder, sutradara “Justice League”, telah membahas tentang proyek prekuel yang berjudul “Wonder Woman 1854”. Snyder menggambarkan konsepnya sebagai petualangan Wonder Woman yang mencari Ares dan terlibat dalam berbagai konflik global. “Dia akan bertemu dengan pejuang dan kekasih di medan perang, dan mereka akan bersama selama beberapa tahun atau mungkin mati dalam pertempuran, yang akan menyedihkan bagi banyak pria,” jelas Snyder tentang visi prekuelnya.

Perubahan ini menandai sebuah era baru dalam DCEU, di mana karakter-karakter ikonik seperti Wonder Woman akan dihidupkan kembali dengan wajah dan narasi baru dalam upaya untuk menyegarkan franchise tersebut.

Tentang Penulis

markoinbangkok